Musnad Imam Ahmad
Musnad Imam Ahmad No. 8937
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ قَالَ
كَانَ مَرْوَانُ يَسْتَعْمِلُ أَبَا هُرَيْرَةَ عَلَى الْمَدِينَةِ قَالَ فَكَانَ إِذَا رَأَى إِنْسَانًا يَجُرُّ إِزَارَهُ ضَرَبَ بِرِجْلِهِ ثُمَّ يَقُولُ قَدْ جَاءَ الْأَمِيرُ قَدْ جَاءَ الْأَمِيرُ ثُمَّ يَقُولُ قَالَ أَبُو الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَنْظُرُ اللَّهُ إِلَى مَنْ جَرَّ إِزَارَهُ بَطَرًا
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Muhammad bin Ziyad] berkata; Marwan menjadikan [Abu Hurairah] sebagai pejabat di kota Madinah, Muhammad bin Ziyad berkata; "Dan Abu Hurairah jika melihat orang yang memanjangkan kain sarungnya ia memukul kakinya, kemudian berkata; "Amir telah datang, amir telah datang, " kemudian ia berkata; "Abul Qasim shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah tidak melihat seseorang yang menjulurkan kain sarungnya karena sombong."